Data pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan fluktuasi moderat sepanjang periode Q1 2024 hingga Q2 2025, dengan kisaran pertumbuhan antara 4,87% hingga 5,12%.
1. Stabilitas Kuartal 2024
Selama tahun 2024, ekonomi Indonesia tumbuh relatif stabil, Q1 2024 mencatat pertumbuhan sebesar 5,11%, sedikit melemah di Q2 menjadi 5,05%. Penurunan terus berlanjut hingga Q3 (4,95%), namun ekonomi kembali pulih di Q4 dengan 5,02%. Penurunan pada Q3 2024 kemungkinan dipengaruhi oleh perlambatan global dan penyesuaian pasca-pemulihan awal, sebelum stabilisasi kebijakan moneter dan fiskal memperbaiki kinerja akhir tahun.
2. Awal 2025 yang Melemah
Masuk ke Q1 2025, pertumbuhan ekonomi kembali mengalami kontraksi menjadi 4,87%, level terendah dalam enam kuartal terakhir. Penurunan ini mencerminkan adanya tekanan eksternal dan perlambatan belanja domestik pasca periode fiskal akhir tahun.
3. Rebound di Q2 2025
Namun, Q2 2025 mencatatkan lonjakan signifikan ke angka 5,12%, menjadi kuartal dengan kinerja ekonomi tertinggi dalam periode analisis. Capaian ini mencerminkan Pulihan pada konsumsi rumah tangga dan investasi, Peningkatan ekspor dan produksi industri dan trakhir pada Efektivitas stimulus kebijakan fiskal serta membaiknya persepsi pasar. Pertumbuhan ini juga melampaui ekspektasi berbagai lembaga riset ekonomi global yang sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan di bawah 5%.
- Perekonomian Indonesia tetap resilien dan adaptif, meskipun menghadapi tantangan global. Fluktuasi kecil dalam pertumbuhan kuartalan menunjukkan adanya proses penyeimbangan antara permintaan domestik dan faktor eksternal. Kenaikan signifikan di Q2 2025 perlu dijaga melalui kesinambungan kebijakan yang menstimulasi sektor produktif dan menjaga daya beli masyarakat.

