Usahatani Pedesaan, Daya Saing, dan Economies of Scope: Maluku Utara Bangkit

Industrialisasi bukan tanpa masalah. Ia sering menimbulkan kesenjangan pembangunan antardaerah. Di pedesaan, ketimpangan ini tampak dari: 1). melemahnya posisi tawar petani dan nelayan, 2). rendahnya minat pasar terhadap produk pertanian mentah, dan 3. kurangnya infrastruktur pendukung usahatani. Seperti dikemukakan oleh Roest et al. (2017), spesialisasi yang terlalu tajam melemahkan ketahanan ekonomi pertanian. Betapa tidak, model pembangunan (wilayah) yang dominan berbasis intensifikasi dan skala besar kerap digerakkan oleh agen pemasaran sentral yang dominan, yang walau menjaga stabilitas harga, tetap menyisakan ketergantungan pasar dan resiko tinggi. selengkapnya di versi pdf

tulisan: Said Mala Sekretaris Devisi Pembangunan Ekonomi Daerah (LeSPOMIK)